usaha sampingan

Jadi mahasiswa perantauan memang jadi sensasi tersendiri yang nggak semua orang bisa rasakan. Biasanya, mahasiswa perantauan yang juga anak kosan memiliki kebiasaan hemat dan memenuhi segala kebutuhannya dengan mendulang rupiah secara kreatif.

Buat kamu yang merantau di luar kota dan saat ini sedang dirundung masalah keuangan tapi juga ingin membantu meringankan beban orangtua, ada beberapa cara kreatif yang bisa kamu lakukan. Salah satunya adalah mencoba usaha sampingan dengan memanfaatkan fasilitas yang kamu punya dan juga memanfaatkan kebiasaan malas para mahasiswa umumnya.

Seperti apa tuh? Ini dia 3 usaha sampingan yang cocok buat kamu para anak kosan:
  1. Jasa membelikan makanan

Salah satu permasalahan utama anak kos adalah rasa malas untuk membeli makanan, baik untuk sarapan pagi atau makan malam. Nah, kalau kamu rajin, coba deh tawarkan jasa pembelian makanan pada teman yang satu komplek kosan sama kamu.

Untuk menyediakan jasa ini, kamu harus menguasai ‘medan pertempuran’. Maksudnya, kamu harus mengenal warung-warung makan di sekitar kosan kamu. Dengan begitu, kamu jadi bisa memberi saran harga murah pada anak kos yang menyewa jasa kamu. Selain terbantu karena nggak perlu repot beli makanan ke luar kamar, mereka juga jadi terbantu dengan adanya pilihan harga yang cukup kompetitif.

  1. Jasa pengetikan catatan kuliah

Ada beberapa dosen atau pengajar yang menggunakan cara-cara lama dalam membagikan ilmunya kepada anak didiknya. Misalnya, menyuruh mahasiswa untuk menulis tiap materi yang disampaikan lalu pada akhir semester dikumpulkan sebagai bagian penilaian tahap akhir.

Nah, kalau kamu punya catatan yang lengkap dan tulisan yang rapi, hal ini bisa kamu jadikan modal untuk usaha sampingan. Pasti ada aja mahasiswa yang malas mencatat materi yang diberikan oleh dosen. Kamu bisa mematok tarif sesuka hati kamu, asal jangan terlalu memberatkan, ya.

  1. Jasa penyewaan printer

Kalau kamu punya printer di kamar kos, kamu beruntung, nih. Manfaatkanlah printer kamu untuk dijadikan sumber penghasilan. Dosen pasti memberikan banyak tugas pada mahasiswa tiap harinya, dan biasanya tugas tersebut nggak jauh dari kebutuhan akan mesin printer. Nah, biasanya mahasiswa punya laptop tapi nggak dilengkapi dengan printer, karena itulah jasa penyewaan printer akan diburu.

Penyewaan di sini bukan berarti printer kamu nantinya akan dibawa oleh tiap mahasiswa yang menyewa, ya. Tapi, lebih ke jasa pencetakan per halaman atau per kertas. Biasanya 1 kertas A4 yang dicetak dikenakan tarif sekitar Rp300,- sampai Rp1.000,-, tergantung tingkat warna yang dipakai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *