pengajuan proposal

Untuk mewujudkan suatu event dibutuhkan banyak pengorbanan, yaitu waktu, tenaga, dan tentunya biaya yang nggak sedikit. Agar event yang direncanakan dapat menarik dan ramai dikunjungi, dibutuhkan bantuan suntikan dana dalam waktu yang nggak terlalu lama, yaitu dari sponsor.

Proposal pun menjadi persyaratan yang harus dipenuhi agar para calon sponsor tertarik untuk berkolaborasi bersama event yang direncanakan.

Berikut adalah tips agar pengajuan proposal event dapat diterima oleh perusahaan sponsor:
  1. Kirimkan proposal pada brand yang sesuai dengan tema event

Salah satu yang jadi pertimbangan brand untuk menerima project yang mereka dukung adalah dengan melihat tema dan target pengunjung yang ada pada event yang kamu buat. Susunlah strategi yang baik dalam menyortir sponsor. Misalnya, kalau tema event-mu adalah kesehatan, cobalah kirim ke brand produk kesehatan seperti vitamin atau susu.

  1. Buat proposal dengan desain yang kreatif

Salah satu trik agar pengajuan proposal diterima adalah desainnya. Dalam membuat proposal, tentunya kreativitas pun dibutuhkan. Buatlah proposal dengan perpaduan warna dan konsep yang bagus dan menarik perhatian perusahaan sponsor untuk me-review proposalmu.

pengajuan proposal

  1. Masukkan poin-poin yang penting dalam proposal

Buatlah detail acara pada proposal sponsorship. Yang sponsor butuhkan adalah tema, waktu, wish list guest star (jika ada), benefit yang akan mereka dapatkan, jumlah target pengunjung, dan dokumentasi tahun lalu (jika ada). Pastikan poin-poin tersebut ada pada proposal yang dikirimkan, agar sponsor mendapatkan gambaran mengenai berapa banyak cash sponsorship atau inkind sponsorship yang akan diberikan pada event.

  1. Kirimkan dalam bentuk digital

Mengirimkan proposal dalam bentuk digital lebih efektif dan nggak mengeluarkan banyak biaya daripada proposal fisik langsung ke perusahaan. Pastikan ukuran proposal nggak terlalu besar, sebaiknya nggak melebihi 5mb. Pastikan kamu memperkenalkan dirimu dulu di bagian body email, dan pastikan kamu kirim saat waktu jam kerja, bukan di tanggal merah atau akhir minggu.

  1. Selalu follow up proposal yang kamu kirimkan

Setelah mengirimkan proposal pada suatu perusahaan, jangan lupa untuk selalu mem-follow up. Karena bisa aja proposalmu nggak sempat terbaca karena tertimbun email lain. Tentunya ada banyak email project dan event lain yang masuk ke dalam email perusahaan sponsor, besar kemungkinan proposalmu nggak sempat terbaca oleh tim sponsorship perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *