ujian open book

Pasti banyak yang merasa senang kalau dapat ujian yang sistemnya open book. Kenapa? Karena ujian ini membolehkan mahasiswa untuk membuka buku dan menemukan jawaban pertanyaan dari buku tersebut. Banyak yang menganggap remeh ujian open book karena dianggap mudah dan menjadikan intensitas belajar mereka jelang ujian berkurang.

Padahal, ujian ini lebih tricky, karena pertanyaan yang diberikan dalam ujian nggak mungkin memiliki jawaban yang terpampang jelas di buku. Sistem ujian ini biasanya ditujukan untuk menguji pemahaman kamu terhadap materi yang diberikan. Jadi, jangan harap ujiannya berisi pertanyaan yang sekadar definisi atau teori aja. Soal ujiannya justru bersifat aplikatif dan analisa, jadi kamu akan dituntut untuk berpikir lebih.

Untuk menghadapi ujian open book, berikut ada tips-tips yang bisa kamu coba:

ujian open book

  1. Anggap sama dengan ujian lainnya, persiapkan diri kamu dengan tetap belajar semaksimal mungkin. Jangan sampai intensitas belajar kamu kendor hanya karena kamu boleh membuka buku selama ujian.
  2. Pahami konsep-konsep utama dari materi yang diberikan. Dengan begitu, kamu jadi lebih bisa mengembangkan pikiran kamu dengan dasar konsep yang ada. Hal ini juga penting karena ujian open book biasanya membutuhkan lebih banyak waktu dari ujian biasa, jadi kamu nggak boleh terlalu bergantung pada buku.
  3. Ingat halaman-halaman berisi informasi penting saat belajar. Ingatlah urutan materi dan submateri, serta informasi penting dalam materi secara terstruktur. Atau kamu bisa tandai halaman dengan post-it. Jadi, saat ujian kamu bisa langsung mengaitkan suatu pertanyaan dengan informasi penting tersebut. Tentunya hal tersebut akan membantu dalam menemukan jawaban tanpa memakan waktu yang lama.
  4. Buatlah catatan kecil di bagian pinggir buku yang kosong. Kamu bisa menulis kata kunci, mengelaborasi materi yang ada, atau memberi kaitan dengan hal lain. Kamu juga bisa menggunakan post-it untuk mencatat hal-hal tersebut.
  5. Saat ujian, jawablah terlebih dulu bagian-bagian yang kamu rasa nggak perlu melihat buku untuk menjawabnya. Kalau kamu menjawab semua pertanyaan dengan melihat buku, tentu akan merugikan karena menghabiskan waktu kamu.
  6. Jangan cuma copy-paste atau memindahkan apa yang ada di buku seutuhnya ke lembar jawaban. Jawablah dengan kata-katamu sendiri. Kamu perlu mengolah informasi yang kamu dapat dari buku menjadi jawaban yang baik tanpa terpatok pada struktur kalimat yang ada di buku.

Itulah tips-tips untuk menghadapi ujian open book. Semoga bermanfaat dan ujianmu berjalan sukses, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *