aerial videography

Pernah dengar istilah aerial videography? Ya, metode merekam yang satu ini memang lagi booming banget, terutama bagi mereka yang menyukai dunia videografi.

Sebenarnya, apa sih yang bikin metode ini digemari? Salah satu alasannya adalah karena kita bisa mendapatkan video dengan mode bird’s eye view. Jadi, gambarnya terlihat lebih luas dan menarik. Untuk mendapatkan hasil gambar tersebut, tentu diperlukan suatu media. Karena itulah drone jadi salah satu gadget yang hits belakangan ini.

Sebelum merekam video dengan drone, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan, terutama untuk pemula.

Karena itu, buat kamu yang pemula, simak dulu tips-tips melakukan aerial videography dengan drone berikut ini:
  1. Menguasai cara menerbangkan drone terlebih dulu

Mengendalikan drone dasarnya sama seperti remote control biasa, tapi ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Misalnya, mekanisme terbangnya, kecepatannya, dan sebagainya. Kamu perlu belajar mengendalikan drone dengan smooth. Hal ini akan memengaruhi kualitas video yang dihasilkan nantinya.

  1. Pilih tipe drone yang pas

Drone itu ada banyak tipenya yang masing-masing ada khasnya sendiri. Sebenarnya hampir sebagian besar drone bisa untuk merekam video, tapi tetap harus memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Bukan cuma tipe dan mereknya aja, tapi kamu juga perlu perhatikan harganya. Pilihlah yang harganya pas di kantong tapi performanya tetap bagus.

  1. Perhatikan kondisi cuaca

Sebelum melakukan aerial videography, kamu perlu mengecek perkiraan cuaca dulu. Hindari menerbangkan drone saat kondisi cuaca nggak memadai. Misalnya, saat kondisi angin kencang, karena drone nggak akan stabil melawan angin yang kencang. Hindari juga terbang dalam suhu rendah dan tingkat cahaya rendah, hal itu untuk mengantisipasi adanya awan atau hujan yang bisa mengganggu proses pengambilan gambar.

aerial videography

  1. Konfigurasi kamera

Ajak teman yang udah pernah melakukan aerial videography atau ahli di bidang ini untuk membimbing kamu dan untuk menghindari kesalahan, salah satunya adalah kesalahan dalam konfigurasi kamera. Konfigurasi kamera harus diatur sejak awal karena kameranya akan terbang bersama drone. Konfigurasi kamera cukup banyak, mulai dari blur, shutter speed, ISO, dan lainnya.

  1. Atur kemiringan dan kecepatan

Sudut kemiringan drone akan menentukan kesuksesan pengambilan gambar. Aturlah kemiringan maksimum 15°, dengan begitu akan memungkinkan kamu untuk membuat gerakan yang lebih halus. Kamu juga perlu mengatur kecepatan 50/detik maksimum. Kecepatan yang rendah akan membantu proses pengambilan gambar agar lebih lancar dan tanpa adanya gerakan bayangan.

  1. Plotting

Terkait plotting, kamu perlu memperhatikan areal dan objek yang akan diambil. Apakah kamu akan mengambil areal gedung, alam, atau kendaraan yang sedang bergerak. Selain objek, kamu juga perlu memperhatikan obstacle yang bisa mengganggu drone kamu saat terbang, misalnya pohon, tiang listrik, atau gedung bertingkat.

Itulah beberapa tips aerial videography yang bisa kamu gunakan. Buat kamu yang masih pemula, nggak perlu terburu-buru saat menerbangkan drone. Selalu perhatikan lingkungan sekitar dan cuaca sebelum melakukannya, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *