tawaran kerja

Cari kerja itu memang nggak gampang, khususnya buat para fresh graduate. Kamu harus bersaing dengan banyak kandidat lain yang bisa jadi punya kelebihan yang nggak kamu miliki. Nah, kalau tiba-tiba ada tawaran pekerjaan yang datang sendiri padahal kamu nggak merasa pernah mengisi lowongan di perusahaan tersebut, gimana ya?

Walau ingin segera dapat pekerjaan dan lepas dari status pengangguran, bukan berarti kamu bisa menerima tawaran tersebut begitu aja. Saat ini banyak oknum penipuan yang targetnya para pencari kerja lho.

Untuk memutuskan mau menerima tawaran kerja tersebut atau nggak, perhatikan beberapa kriteria berikut. Kalau perusahaannya punya kriteria di bawah ini, mendingan kamu tolak aja!

1. Cara komunikasi yang digunakan dalam undangan interview terkesan nggak profesional

tawaran kerja

Perusahaan yang profesional pasti menghubungi calon karyawannya melalui email perusahaan dan dilakukan saat jam dan hari kerja. Selain itu, kamu akan diberikan informasi detail mengenai apa aja yang harus dipersiapkan dan juga gambaran tentang pekerjaan yang ditawarkan.

Kalau kamu dapat undangan interview dengan cara komunikasi yang nggak profesional dari pihak HRD, misalnya email-nya menggunakan email pribadi, mengirim email setengah-setengah dengan bahasa nonformal, hingga menghubungimu di luar jam kerja, kamu patut untuk merasa curiga.

2. Deskripsi pekerjaan kurang jelas

tawaran kerja

Kalau perekrut nggak bisa menjawab tegas tentang pekerjaan yang ditawarkan ke kamu, sebaiknya kamu berhati-hati. Apalagi kalau kamu dapat jawaban “Jobdesc kemungkinan akan berkembang”, atau “Kamu bisa aja diperbantukan ke divisi lain”.

Kalau dapat jawaban seperti itu, tandanya kamu harus mundur karena hal itu menunjukkan kalau perusahaan tersebut belum punya manajemen karyawan yang jelas.

3. Gaji nggak sepadan dengan beban kerja

tawaran kerja

Banyak hal lainnya yang bisa jadi pertimbangan sebelum menerima tawaran pekerjaan, mulai dari gaji, pengalaman yang akan didapatkan, dan kesempatan berharga lainnya. Tapi, kalau kamu merasa nominal gaji yang ditawarkan nggak sebanding dengan beban kerja, sementara perusahaan nggak menerima negosiasi, ada baiknya kamu menimbang-nimbang lagi.

Coba kamu lakukan riset mengenai kompensasi yang pantas kamu dapatkan sesuai dengan posisi dan perusahaan yang menawarimu pekerjaan.

4. Perusahaan dengan performa negatif dan berada di rawan kebangkrutan

tawaran kerja

Sebelum menerima tawaran pekerjaan, tentunya kamu harus melakukan survei terlebih dulu mengenai perusahaan yang memberikan penawaran. Kamu juga perlu tahu tentang kabar dunia bisnis terbaru meski nggak berkecimpung di sana. Dengan mengetahui kabar tersebut, kamu jadi tahu perusahaan mana yang bonafit dan mana yang nggak.

Kalau perusahaan tersebut tercatat punya performa yang terus merosot, berarti kemungkinan perusahaan tersebut sedang di ambang kebangkrutan. Kalau kamu menerima tawaran kerja dari perusahaan ini, bisa-bisa dalam beberapa bulan ke depan kamu bakal kembali jadi pengangguran.

 

 

5. Perusahaan nggak memiliki kontrak kerja/kontrak kerjanya nggak jelas

tawaran kerja

Kontrak kerja bisa kamu gunakan sebagai senjata kalau perusahaan melakukan tindakan sewenang-wenang di luar kesepakatan. Nah, kalau perusahaan yang menawarimu pekerjaan nggak menyediakan perjanjian atau surat kontrak yang jelas, sebaiknya kamu pikir ulang lagi.

Mendapat pekerjaan itu memang penting, tapi jangan sampai keinginan untuk segera bekerja membuat kamu jadi kalap dan nggak berpikir matang. Kalau kamu memang merasa nggak cocok dengan tawaran kerja yang diberikan, jangan sungkan untuk menyampaikannya di awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *