kesalahan umum perempuan

Perempuan butuh dan perlu memiliki hubungan yang sehat dan sukses dengan keuangan mereka. Tapi berdasarkan hasil observasi, ternyata perempuan menunjukkan pola perilaku dimana mereka menyabotase kondisi keuangan mereka sendiri yang menyebabkan terhambatnya kesuksesan dan kemandirian finansialnya.

Kenapa? Karena di satu sisi perempuan diharapkan untuk belajar cara menangani dan mengelola keuangan dengan bijak serta menabung untuk masa depan. Sedangkan di sisi lain perempuan juga diharapkan untuk menunjukkan kebaikan, kemampuan mengasuh, serta kooperatif. Hal inilah yang mempengaruhi cara mengelola keuangan di masa depan, yang kerap menjadi kesalahan umum perempuan dalam melakukannya.

Inilah 5 kesalahan umum para perempuan dalam mengelola keuangan:
  1. Menyerah pada tekanan sosial

Perempuan sering berfokus dengan apa yang orang lain miliki, dan membandingkan dirinya dengan orang lain tersebut. Nah, hal ini malah akan membuatnya merasa bahwa apa yang dimilikinya itu nggak cukup. Kalau nggak sanggup memiliki gaya hidup yang tinggi tapi sering bergaul dengan orang-orang yang suka belanja, lama-kelamaan kamu, sebagai perempuan, akan jadi orang yang sama.

Perhatikan orang-orang sekitar kamu, kalau kamu sering menghabiskan uang saat bersama orang-orang tertentu, maka hindarilah mereka. Habiskan waktu dengan mereka yang merupakan kebalikannya, atau fokuslah pada diri kamu sendiri.

  1. Nggak membuat budget

Budget dapat digunakan agar keuanganmu tetap berjalan sesuai tujuan finansial. Budget akan memberi gambaran tentang pendapatan serta pengeluaran kamu, jadi kamu tahu berapa banyak sisanya yang dapat diinvestasikan.

Untuk membuat budget, kurangi pendapatan kamu dengan biaya-biaya yang harus kamu keluarkan tiap bulannya. Sisihkan 20-30% jumlah pendapatan kamu untuk ditabung, diinvestasikan, atau membayar utang.

kesalahan umum perempuan

  1. Nggak bisa bernegosiasi

Kalau nggak bisa bernegosiasi, maka kamu akan melewatkan banyak kesempatan dan kehilangan banyak uang. Dengan bernegosiasi kamu akan mendapatkan penawaran terbaik dan kamu dapat menghemat pengeluaran.

Negosiasi memang bukan suatu kemampuan yang dimiliki seseorang sejak lahir, melainkan suatu kemampuan yang dipelajari terlebih dulu. Kemampuan ini akan memberikan keuntungan untuk kamu seumur hidup apabila kamu menggunakannya dengan maksimal.

  1. Nggak memprioritaskan kesejahteraan finansial

Perempuan biasanya mendahulukan kepentingan orang lain, seperti orangtua, sahabat, atau pacar dibandingkan kepentingan diri sendiri. Tapi, saat kamu nggak memprioritaskan kondisi keuangan kamu, bisa-bisa kamu melewatkan kesempatan untuk meningkatkan kekayaan serta mengamankan kondisi keuangan kamu di masa depan.

Baiknya mulai sekarang kamu menghabiskan waktu untuk memprioritaskan kesejahteraan keuangan kamu. Ingat, waktu adalah uang. Sisihkan sedikit waktu tiap bulannya untuk me-review kembali kondisi keuangan dan tujuan finansial kamu. Selalu cek apakah kamu udah berada di jalur yang tepat dan udah memenuhi target.

  1. Menunda atau nggak berinvestasi

Menabung identik dengan menyisihkan sebagian uang pada rekening khusus untuk mendapatkan bunga dalam jumlah tetap. Berinvestasi merupakan cara melipatgandakan uang yang membutuhkan strategi dan tentunya berisiko.

Banyak perempuan yang nggak berinvestasi karena kurang memahami hal ini, dan juga karena menghindari tindakan yang berisiko dibandingkan dengan laki-laki. Tapi, karena sikap terlalu hati-hati dan khawatir inilah yang menyebabkan hilangnya kesempatan untuk melipatgandakan uang kamu.

Semakin lama berinvestasi, maka makin besar jumlah yang kamu investasikan dan kamu bisa menambah pendapatan kamu.

Itulah beberapa kesalahan umum perempuan dalam mengelola keuangan beserta sedikit tips untuk mengatasinya. Yang perlu diingat adalah, jangan ulangi kesalahan seperti di atas. Cobalah untuk memperbaiki kondisi keuangan kamu dan mulailah bertanggung jawab dalam mengelolanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *