perbedaan

Mungkin sebagian masih menganggap kalau menabung biasa dengan tabungan deposito adalah hal yang sama. Padahal, sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Apa aja perbedaannya? Inilah 3 perbedaan utama dari tabungan deposito dan tabungan biasa:
  1. Waktu penarikan

Perbedaan paling mendasar dari tabungan deposito dengan tabungan biasa adalah sistem pengambilan dananya. Kalau tabungan biasa, kamu bisa mengambil dana kamu kapan aja, sedangkan kalau deposito, kamu hanya bisa mengambil dalam jangka waktu tertentu karena deposito merupakan simpanan yang berjangka.

Deposito dirancang dengan tenor jangka waktu tertentu, ada pilihan waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Kalau tabungan kamu disimpan di deposito 3 bulan, maka otomatis kamu nggak bisa mengambilnya sebelum 3 bulan, begitu juga seterusnya. Selain itu, penarikan deposito nggak bisa dilakukan di mana aja. Kamu hanya bisa menarik dana dari bank di tempat kamu mendaftarkan simpanan deposito tersebut.

Tujuannya pun berbeda. Untuk dana tujuan jangka panjang, maka kamu bisa menggunakan deposito, sedangkan untuk dana harian dan darurat kamu bisa menggunakan tabungan biasa.

perbedaan

  1. Bunga

Sebagai produk simpanan berjangka, tingkat suku bunga yang dimiliki deposito tentu lebih tinggi dari tabungan biasa. Misalnya, kalau di tabungan biasa bunga yang didapatkan biasanya di bawah 1 persen, maka bunga deposito dalam jangka waktu penyimpanan 1 bulan bisa mencapai hingga 7,5 persen.

Tabungan biasa memiliki kekurangan yaitu bunga tabungan kamu biasanya akan habis tersedot oleh biaya administrasi. Sedangkan deposito, walau udah dikurangi biaya administrasi, kamu akan tetap mendapatkan keuntungan dalam bentuk bunga deposito.

  1. Jenis produk

Deposito termasuk dalam kategori investasi karena besarnya imbal balik dalam bentuk bunga, sedangkan tabungan hanyalah simpanan biasa.

Deposito yang memiliki bunga jauh lebih besar dibandingkan tabungan, karena itu deposito termasuk dalam golongan instrumen investasi. Artinya deposito berada dalam kategori yang sama seperti saham, reksadana, obligasi, forex, properti, dan juga emas.

Dari penjelasan di atas, maka jelas terlihat bahwa tabungan deposito dan tabungan biasa memiliki perbedaan baik secara konsep dan aplikasinya. Kamu dapat menggunakan keduanya, tentunya disesuaikan dengan tujuan keuangan kamu terlebih dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *