dampak

Titip absen pasti udah bukan hal yang asing terdengar bagi mahasiswa. Salah satu kebiasaan mahasiswa adalah nggak ikut perkuliahan (dengan sejumlah alasan), tapi tetap ingin dianggap hadir dengan diabsenkan oleh temannya.

Apakah hal tersebut bisa ditolerir dan dianggap benar? Tentu nggak.

Ada beberapa dampak yang akan mempengaruhi kehidupan mahasiswa ke depannya nanti:
  1. Menjadi malas

Makin sering titip absen, kemungkinan rasa malas pun juga akan meningkat. Misalnya, saat jam kuliah di pagi hari, kamu masih keenakan tidur-tiduran di kasur dan pada akhirnya karena malas berangkat ke kampus pun kamu meminta teman untuk diabsen.

Kalau terus dibiarkan, rasa malas pun nggak akan pernah hilang.

  1. Ketidakjujuran

Titip absen adalah bentuk ketidakjujuran yang rentan tertanam di dalam diri mahasiswa. Walaupun kamu jujur dalam melakukan hal yang lain tapi masih melakukan kebiasaan titip absen, tetap aja masih ada sifat ketidakjujuran di dalam diri kamu.

  1. Jadi menganggap titip absen adalah hal yang benar

Kalau titip absen terus-menerus kamu lakukan, lama-kelamaan kamu akan menganggap hal tersebut sebagai hal yang benar dan lumrah. Seringkali mahasiswa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka mau, tanpa usaha yang benar. Banyak yang cenderung membolehkan hal-hal yang sebetulnya nggak boleh dilakukan.

dampak

  1. Ketinggalan materi kuliah

Kalau kamu nggak masuk kuliah dengan alasan yang dibuat-buat, berarti kamu udah ketinggalan materi kuliah. Konsekuensinya adalah saat menghadapi ujian kamu jadi nggak tahu apa-apa. Kalau nggak tahu apa-apa, mungkin kamu jadi ada niatan untuk menyontek. Kalau udah menyontek, berarti sama aja kamu bersikap nggak jujur.

Selain itu, ketinggalan materi kuliah juga membuat kamu nggak menerima ilmu yang seharusnya didapat dari dosen.

  1. Bibit korupsi

Tindakan korupsi itu bisa bermula dari hal-hal yang kecil, termasuk kebiasaan titip absen pada saat jadi mahasiswa. Kalau mahasiswa dengan sejumlah ketidakdisiplinannya nggak berubah, maka hal itu bisa terbawa 20 hingga 25 tahun ke depan. Walaupun belum terasa saat ini, tapi jangan pernah meremehkan dampak dari titip absen.

Nah, kalau kamu terus melakukan hal-hal nggak benar dari muda, lama-lama hal itu akan tumbuh jadi dampak besar di kemudian hari. Jadi, buat kamu para mahasiswa yang sering merasa malas dan sering titip absen, ubahlah kebiasaanmu tersebut jadi perilaku yang jujur.

Kalau kamu sakit, jangan sesekali titip absen. Asal kamu punya alasan yang jelas, kamu bisa memberikan surat keterangan sakit atau surat izin kepada dokter supaya kamu nggak dinyatakan nggak menghadiri kuliah.

Kalau memang lagi malas kuliah, cobalah untuk tetap bersikap jujur dan rela kehadiran kita dicoret. Teruslah berusaha untuk menjalankan kuliahmu dengan kejujuran agar lancar sampai lulus nanti.

Supaya lebih lancar lagi, kalau kamu membutuhkan barang yang bisa mendukung kegiatan kuliahmu tapi terkendala biaya, kamu bisa menggunakan fasilitas CICIL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *