risikonya

Untuk membeli suatu barang baru tentu kamu perlu mempertimbangkan anggaran yang kamu miliki, apakah mencukupi atau nggak. Terutama untuk membeli barang elektronik dengan teknologi terbaru.

Karena barang elektronik yang canggih harganya masih tergolong mahal, banyak yang rela membeli barang elektronik bekas hanya untuk mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, sebelum membeli barang bekas, baik berupa elektronik atau yang lainnya, ada baiknya kamu memahami dulu risikonya supaya kamu nggak menyesal nantinya.

Ini dia risikonya kalau kamu membeli barang bekas:

risikonya

  1. Nggak ada jaminannya

Kebanyakan produsen memerlukan bukti pembelian yang asli ketika mereka menjual barang kepada pembeli untuk membuat klaim garansi. Beberapa perusahaan akan memungkinkan transfer garansi kepada pihak kedua, tapi bisa sangat merepotkan.

Ketika kamu membeli barang bekas berarti kamu akan mendapatkan garansi yang terbatas, sehingga nggak ada jaminan dalam waktu yang panjang. Bahkan ada kemungkinan kamu nggak akan mendapatkan garansi sama sekali.

  1. Sulit untuk memeriksa semua

Barang bekas memang sulit untuk diketahui kondisi dalamanya, apalagi kalau kamu nggak ahli di bidangnya. Karena itu, membeli barang bekas berarti kamu harus benar-benar berhati-hati dan perlu melalui daftar panjang dimana kamu harus banyak berpikir dan teliti.

Misalnya, kalau kamu membeli suatu barang elektronik, maka kamu perlu jeli, apakah tombolnya berfungsi dengan baik, casing-nya terlihat bagus, dan kamu perlu memperhatikan reputasi penjual.

risikonya

  1. Umurnya nggak diketahui

Saat membeli barang baru, tentu kamu nggak akan mengetahui berapa lama barang tersebut akan bertahan, tapi setidaknya kamu memegang harapan yang masuk akal karena adanya garansi panjang yang berlaku.

Tapi, saat membeli barang bekas, kamu nggak tahu jenis keausan yang telah dilalui oleh barang tersebut, terutama untuk hal-hal yang portabel seperti laptop dan telepon. Bisa jadi barang tersebut bertahan beberapa tahun lagi, atau cuma beberapa hari. Nggak ada cara untuk mengetahuinya secara pasti, di sinilah kamu harus melihat reputasi penjual dan berbagai review tentang barang tersebut.

Dalam membeli barang bekas, tentu akan selalu diiringi dengan risikonya. Kamu perlu berhati-hati dan menimbang antara kebutuhan, keinginan, dan situasi keuangan kamu. Kalau kamu bisa menimbangnya dengan baik, maka keputusan membeli barang bekas bisa jadi keputusan yang tepat buat kamu.

Kalau kamu ingin membeli barang bekas dari e-commerce andalanmu, barangnya pun bisa kamu cicil di CICIL lho. Tapi ingat, teliti dan jeli dulu sebelum membeli ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *