Sekarang sejak ada CICIL, asik banget ya mahasiswa bisa membeli kebutuhan kuliah dengan cara cicilan. Tapi udah pada tau belum nih gimana sejarah berdirinya CICIL?

CICIL didirikan oleh Edward Widjonarko dan Leslie Lim. Edward berasal dari Indonesia dan Leslie berasal dari Singapura. Mereka saling mengenal ketika keduanya sama-sama mengambil prorgram master di INSEAD, Singapura. Keduanya memang memiliki keinginan untuk menjadi entrepreneur khususnya startup.

Background pekerjaan Edward dan Leslie yang lama menggeluti dunia finance, memutuskan mereka untuk membuat sebuah startup finansial berbasis teknologi. Ide bisnis CICIL sendiri terinspirasi dari pengalaman Edward sewaktu kuliah S1 di Insitut Teknologi Bandung. Edward merupakan salah satu mahasiswa bidikmisi dan ketika itu Edward butuh membeli laptop untuk mengerjakan tugas kuliah namun terkendala dana jika harus membeli secara tunai, sedangkan saat itu tidak ada program cicilan untuk mahasiswa.

Program cicilan biasanya hanya bisa diberikan kepada orang yang sudah bekerja dan memiliki gaji tetap. Edward menyadari bahwa mahasiswa masih sulit mendapatkan pinjaman kredit dari bank untuk membeli laptop dan Edward ingin agar mahasiswa-mahasiswa lain tidak mengalami hal yang sama seperti dirinya saat harus menabung berbulan-bulan sebelum dapat membeli kebutuhan kuliah yang sifatnya mendesak.

Saat ini CICIL telah memberikan akses pembiayaan bagi mahasiswa di Jakarta dan Bandung, serta akan segera memberikan akses untuk mahasiswa yang berada di kota Yogyakarta pada tahun ajaran baru. Yuk, manfaatkan akses yang diberikan oleh CICIL sebaik mungkin sekaligus untuk belajar bagaimana cara mengelolah keuangan bulanan.

Sebagai informasi, CICIL juga terpilih dalam  Google Launchpad Accelerator Program pada bulan Juli 2017 di San Francisco, Amerika Serikat.

Hmm, kira-kira prestasi CICIL berikutnya apa, ya?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *