ngekos

Mahasiswa biasanya identik dengan kata ‘ngekos’. Biasanya sih, mahasiswa yang tinggal di kosan adalah mahasiswa yang berasal dari luar daerah dan merantau ke suatu kota untuk menuntut ilmu.

Biasanya sih, mahasiswa yang tinggal di kosan itu selalu dilekatkan dengan kata ‘menderita’. Padahal, tinggal di kosan pasti ada suka dan dukanya. Jadi, bukan berarti anak rantau yang ngekos itu selalu menderita, lho. Nyatanya, ada beberapa dampak positif bagi kehidupan di masa depan nanti.

Apa aja dampak positif yang bisa didapatkan dari ngekos? Yuk, simak!

ngekos

  1. Jadi mandiri dalam mengurus keperluan sehari-hari

Jadi anak kos, berarti mahasiswa akan dipaksa secara naluri untuk mengurus dirinya sendiri dan jadi lebih mandiri. Kalau dulu jarang cuci piring, cuci baju, bikin sarapan, belanja, dan sejenisnya, saat jadi anak kos pasti semumanya bakal kamu lakukan sendiri. Kebiasaan tersebut secara nggak langsung jadi membuat kamu mandiri untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan sehari-hari di masa depan nanti.

  1. Jadi mandiri dalam mengatur keuangan

Kemampuan mengatur keuangan pastinya adalah salah satu skill yang harus dimiliki oleh para mahasiswa yang ngekos. Tiap anak kos pasti memiliki anggaran tersendiri tiap bulannya yang diberikan oleh orangtua. Karena itu, anak kos pasti dituntut untuk bisa mengatur semua anggaran atau uang bulanan tersebut agar bisa digunakan sebagaimana mestinya. Kalau kamu nggak bisa mengatur keuangan, yang ada bisa-bisa kamu terancam kekurangan di tanggal-tanggal tua.

  1. Bisa hemat di saat banyak pengeluaran

Sebagai mahasiswa, pasti ada keperluan nggak terduga yang harus membuat kamu mengeluarkan uang selain untuk kebutuhan sehari-hari. Karena uang yang terbatas, tentunya kamu harus bisa berhemat dan menahan naluri untuk berbelanja dengan baik di saat kebutuhan atau pengeluaran sedang meningkat. Kalau kamu berhasil berhemat, nantinya kamu nggak akan merasa kekurangan di tanggal-tanggal tua, deh.

ngekos

  1. Bisa jaga kepercayaan yang telah diberikan orangtua

Kepercayaan yang diberikan orangtua mungkin adalah hal terberat yang harus kamu pegang selama ngekos. Kepercayaan tersebut meliputi untuk bisa tetap fokus kuliah, bisa menjaga diri, bisa berteman dengan orang yang baik-baik, dan bisa berhemat dengan keuangan yang ada. Nggak semua mahasiswa yang merantau bisa memenuhi hal yang satu ini. Karena saat jadi anak kos, pasti ada banyak banget tantangan yang datang ke kehidupan kamu.

  1. Jadi memiliki solidaritas yang tinggi

Kalau dulunya kamu cuek, setelah jadi anak kos kamu jadi memiliki rasa solidaritas yang tinggi dan bisa belajar berbagi. Misalnya, ada teman kosan yang butuh bantuan, maka kamu pun akan mengulurkan tangan untuk membantu mereka. Bahkan ada juga yang udah solid banget pertemanannya sebagai sesama anak kosan, lho. Karena sama-sama saling mengisi rasa sepi dan bosan selama jauh dari keluarga.

  1. Belajar untuk menerima makanan apa aja

Jadi anak kos, berarti kamu harus mulai terbiasa untuk mengatur sendiri pola makanmu, jadi terbiasa untuk hidup lebih sehat, dan terbiasa mengonsumsi makanan-makanan yang mungkin sebelumnya nggak sering atau bahkan belum pernah kamu coba.

Gimana, jadi anak kos juga terbukti memberikan dampak yang positif, kan? Dalam keadaan apapun, mahasiswa yang ngekos memang terbukti bisa bertahan hidup dengan berbagai cara. Setelah proses yang sulit, pasti membawa hasil yang memuaskan dan melegakan kamu nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *