termotivasi untuk belajar

Yang namanya malas belajar, pasti pernah atau bahkan sering dialami oleh para mahasiswa. Biasanya sih, malas belajar itu terjadi karena kelelahan, atau karena keseringan nongkrong sama teman. Padahal, tetap semangat dan termotivasi untuk belajar itu wajib lho hukumnya, supaya nilai kamu bisa terus dipertahankan.

Nah, biar kamu selalu termotivasi untuk belajar, ikuti aja 3 cara ini:
  1. Bayangkan masa depan kamu

termotivasi untuk belajar

Menurut penelitian psikologi marketing di Amerika, membayangkan masa depan akan menggerakkan semangat seseorang untuk mengerjakan hal yang selama ini ditunda-tunda.

Jadi, cobalah bayangkan nilai besar yang bakal kamu dapat, kelulusan, kampus idaman, tempat kerja idaman, rumah idaman, atau bahkan *ehm* calon pasangan idaman. Semua itu nggak akan terwujud kalau kamu nggak kerja keras dari sekarang. Tanamkan pada diri sendiri, rajin belajar adalah kunci untuk membukakan tujuan dan cita-cita kamu.

  1. Buat target kecil yang mudah dicapai

termotivasi untuk belajar

Setelah membayangkan tujuan besar, maka selanjutnya adalah membuat target kecil yang mudah dicapai untuk membuat kamu terus ‘bergerak’ ke tujuan tersebut. Misalnya, membayangkan seminggu penuh ujian di minggu depan pasti bikin malas, kan? Tapi, kalau kamu bagi jadwal belajar jadi per hari, otak kamu akan terstimulasi untuk melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang mungkin untuk dikerjakan.

  1. Cari teman belajar

termotivasi untuk belajar

Memiliki teman untuk belajar bersama juga bisa membantu kamu untuk tetap termotivasi, lho. Teman belajar bisa berkelompok, atau bahkan cuma satu orang. Yang jelas, kamu dan teman kamu harus bisa saling memotivasi kalau sedang nggak mood. Tapi ingat, jangan cari teman yang malah bikin kamu lebih banyak bercanda dan hang out daripada belajarnya.

Untuk menghindarinya, coba bikin kesepakatan. Misalnya, fokus belajar masing-masing selama sejam lalu istirahat setengah jam. Setelah itu, kamu dan temanmu bisa diskusi bersama untuk review topik tertentu selama setengah jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *