cash flow

Cash flow (arus kas) adalah pergerakan uang yang masuk (cash inflow) maupun keluar (cash outflow), atau yang arti sederhananya adalah uang yang didapat dan dikeluarkan dalam periode waktu tertentu. Untuk mengetahui apakah kamu udah bijak atau belum dalam mengatur keuangan, kamu bisa melihat dari cash flow kamu. Kalau di tengah bulan kondisi keuangan kamu udah bikin pusing, itu artinya arus kas keluar kamu masih lebih besar.

Hal itu menandakan kalau kamu perlu melakukan strategi yang lebih efektif agar arus kas bisa jadi lebih seimbang tiap bulannya. Keuanganmu bisa dikatakan seimbang kalau kas masuk lebih besar daripada kas keluarnya, apalagi kalau udah ada poin investasi di bagian kas keluarnya.

Supaya keuanganmu tetap seimbang dan sehat, kamu perlu mengatur cash flow dengan 3 cara ini:
  1. Catat cash flow

Kamu perlu membuat catatan pemasukan dan pengeluaran kamu setiap bulan, baik yang sifatnya rutin ataupun nggak rutin. Hal ini untuk memberikan gambaran untuk kamu, seberapa sehat kondisi keuangan saat ini yang kemudian bisa dijadikan patokan strategi apa yang harus kamu lakukan selanjutnya, misalnya mencari pemasukan tambahan atau mulai berinvestasi.

Rasion keuangan yang sehat adalah saat jumlah pemasukan lebih besar daripada pengeluaran. Kalau jumlahnya seimbang atau bahkan lebih besar pengeluaran, ada baiknya kamu melakukan financial check up.

cash flow

  1. Financial check up

Sesuai namanya, kamu perlu melakukan pengecekan ulang terhadap beberapa aspek di dalam keuangan bulanan. Dalam tahap ini, kamu perlu melakukan pemotongan beberapa pengeluaran yang sifatnya nggak penting dan memilah mana yang kebutuhan mana yang keinginan. Selain itu, usahakan juga mencari penghasilan tambahan, misalnya membuka bisnis kecil-kecilan, atau kerja sambilan. Atau kamu bisa coba sektor pendapatan pasif, seperti investasi atau tabungan reksa dana.

  1. Bedakan rekening

Untuk memudahkan pengaturan keuanganmu, kamu perlu memiliki dua rekening di bank, bisa di bank yang sama, atau berbeda. Rekening pertama bisa dijadikan rekening utama yang berfungsi untuk menampung uang masuk dan jadi sumber saat kamu mau melakukan pengeluaran.

Sedangkan rekening kedua bisa digunakan untuk tabungan kamu. Sisihkan pemasukan kamu ke dalam rekening tabungan ini. Kamu harus menetapkan hati untuk nggak mengambil uang dari rekening ini untuk pengeluaran bulanan.

Mengatur cash flow bulanan sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah, asalkan kamu bisa mendisiplinkan dan mengontrol diri sendiri terhadap pemasukan dan pengeluaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *