masalah keuangan

Buat yang sebentar lagi lulus kuliah dan segera menjadi fresh graduate, kamu perlu mempersiapkan banyak hal untuk menghadapi masa depan kamu, termasuk persiapan keuangan. Pengetahuan yang minim tentang keuangan saat kuliah bisa berdampak buruk pada pengelolaan dan perencanaan keuangan kamu ke depannya. Bisa-bisa kamu akan mengalami masalah keuangan, berapapun penghasilan yang kamu dapatkan nantinya. Pengelolaan keuangan bukan cuma dilihat dari sisi pendapatan aja, tapi ada banyak aspek yang harus diperhatikan.

Supaya kamu nggak terkena masalah keuangan di masa depan, perhatikan 4 hal keuangan berikut ini sebagai persiapannya:
  1. Pentingnya literasi keuangan

Masalah keuangan yang pertama adalah, banyak lulusan baru yang tanpa sadar cenderung boros dalam mengelola gaji mereka. Karena itu, mulai sekarang cobalah untuk belajar membuat perencanaan keuangan. Hal pertama yang bisa dilakukan oleh fresh graduate adalah membuat perencanaan keuangan tiap bulannya.

Alokasikan dana tersebut untuk pengeluaran apa aja, misalnya untuk tabungan, bayar cicilan, makanan, belanja bulanan, transportasi, dan lainnya. Boleh juga kamu tambahkan anggaran untuk liburan, tapi batasi jumlahnya agar nggak berlebihan. Selain itu, ada baiknya kamu memilih kebutuhan yang paling mendesak dulu, misalnya cicilan yang mendesak harus segera dibayar.

  1. Pengeluaran lebih kecil dari pendapatan

Setelah lulus dan bekerja, kamu dituntut untuk mandiri dan bisa mencukupi kebutuhan hidup kamu sendiri tanpa campur tangan dari orangtua. Banyak lulusan baru yang malah menghamburkan gaji karena efek dari euforia memiliki penghasilan sendiri. Sebaiknya, hentikan kebiasaan itu segera.

Idealnya, pengeluaran adalah 1/3 dari pendapatan aja. Kamu perlu cermat, teliti, dan berhati-hati dalam membelanjakan uang pendapatan kamu. Lebih baik menyisakan gaji daripada kehabisan uang di tengah bulan. Apalagi posisi pekerjaan yang masih level bawah atau menengah terbilang cukup pas-pasan. Pasti lebih cepat habis karena banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi.

masalah keuangan

  1. Waktu adalah aset yang berharga

Waktu adalah sebuah aset, karena kalau kamu punya waktu lebih, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk menambah penghasilan. Baik dalam bentuk berinvestasi atau melakukan usaha sampingan. Dalam konteks perencanaan keuangan, waktu itu identik dengan kapan kamu mulai untuk menabung atau berinvestasi.

Karena itu, jangan lupa untuk selalu menyisihkan sebagian uang kamu untuk ditabung, apapun kondisinya. Walaupun sedikit, tapi kalau dilakukan secara rutin tentu akan tetap berguna untuk masa depan. Idealnya, jumlah tabungan adalah sebanyak 30% dari total gaji. Kamu bisa buka rekening baru yang bisa digunakan khusus untuk menabung, lalu kamu nggak perlu bawa kartu ATM rekening tersebut ke mana-mana agar terhindar dari pengeluaran yang nggak perlu.

  1. Salah dalam perencanaan keuangan atau nggak memiliki perencanaan

Nggak memiliki perencanaan keuangan adalah kesalahan besar. Kejadian yang sering terjadi adalah orang-orang di usia 20 tahunan cenderung menghabiskan uang, di usia 30 tahunan mencoba mengoreksi kesalahan pengelolaan keuangan, di usia 40 tahun mulai sibuk menutup utang yang terjadi, dan usia 50 baru mulai merencanakan pensiun. Hal ini adalah kesalahan umum yang perlu dikoreksi.

Walau masih jauh dari usia pensiun, nggak ada salahnya kamu mulai mempersiapkan dana pensiun kamu. Semakin muda kamu mempersiapkan dana pensiun, maka semakin siap kamu dalam menghadapi masa pensiun nanti, karena nilai investasi yang kamu tanam akan makin besar nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *